Smart Farming YSPN Hadirkan Ilmu Kemandirian Pangan di Lingkungan Sekolah

PUBLIKASI

12/5/2025

Tema kemandirian pangan sudah saya ikuti dari semenjak bergabung dengan lembaga keuangan berbasis agama. Saat itu, tema tentang smart farming menjadi salah satu inovasi program yang ditawarkan. Itu sekitar 5 (lima) tahun lalu. Siapa sangka, kini konsep itu bisa diaplikasikan di sekolah-sekolah maupun pesantren.

Ini bukan tentang tempat saya bekerja dulu. Tapi, Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) inilah yang begitu proaktif. Mereka tampak berkomitmen membangun ketahanan pangan berbasis sekolah/pesantren.

Kali ini, YSPN menggandeng Pesantren Qamarul Huda, binaan Tuan Guru Haji Lalu Turmidji. Pesantren ini berada di Lombok Tengah, NTB, dan melibatkan lima pengasuh senior untuk dilatih. Dari tanggal 17 s/d 21 November mereka mendalami teori dan praktik smart farming.

Fokus pelatihan pada tanaman-tanaman jangka pendek. Target tanaman yang mereka pelajari adalah sayuran, melon, dan anggur. Hasil panen bisa untuk kebutuhan santri pesantren itu sendiri.

Pelatihan yang diadakan di sentra YSPN Bogor ini juga mengajarkan ilmu tentang berternak domba. Baik bertani maupun beternak dibimbing langsung oleh Instruktur dari IPB University. Khusus untuk beternak ini termasuk diantaranya ilmu menanam pakan ternak.

Rumput odot dan pengoolahan bahan menjadi pakan silase difungsikan sebagai pakan domba yang mereka ternak. Kebutuhan pakan domba akan dapat terpenuhi dengan baik melalui program ini.

Rumput Odot memiliki nama lain Pennisetum purpureum cv. Mot. Rumput ini adalah salah satu jenis rumput unggul dan sangat populer dijadikan pakan ternak, seperti domba, kambing, dan sapi. Selain mudah dibudidayakan, rumput ini memiliki kandungan nutrisi lengkap bagi hewan ternak.

Sedangkan Pakan Silase sendiri adalah jenis pakan ternak yang dibuat melalui proses fermentasi. Rumput, jagung, dan limbah pertanian dipotong kecil-kecil lalu disimpan dalam kondisi kedap udara. Tujuannya, untuk mengawetkan nutrisi agar dapat digunakan sebagai cadangan pakan musim kemarau.

dddd
dddd

Pengetahuan ini bertujuan memastikan kebutuhan pakan domba dapat tercukupi secara mandiri dan berkelanjutan, mendukung ketahanan pangan berbasis sekolah secara menyeluruh. Selain untuk kebutuhan internal pesantren, kelebihan produksi juga diarahkan untuk berpotensi mensuplai kebutuhan program strategis pemerintah. Salah satunya yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah Lombok Tengah dan sekitarnya.