Upaya YSPN dalam Ketahanan Pangan Nasional, Tebar 400 ribu Bibit Nila, Dukung Petani Muda Inovatif

PUBLIKASI

11/24/2025

Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) hari ini menegaskan komitmennya terhadap kedaulatan pangan nasional melalui serangkaian kegiatan sosial dan inovasi perikanan di Bogor. Selain menyentuh hati masyarakat, yayasan ini juga secara nyata mendukung program strategis Pemerintah, sekaligus membina talenta muda yang siap menjadi motor ketahanan pangan di masa depan.

YSPN membagikan bantuan beras kepada 250 fakir miskin dan anak yatim di wilayah Bogor, menunjukkan bahwa hubungan antara upaya kedaulatan pangan selalu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

Selanjutnya, YSPN berfokus pada potensi perikanan air tawar. Yayasan ini juga melakukan kunjungan dan dukungan intensif pada pembangunan fasilitas pengolahan ikan nila terpadu. Acara puncak adalah penaburan 400.000 ekor bibit ikan nila di lokasi nursery (pembibitan).

Diharapkan, investasi bibit ini dapat menghasilkan lebih kurang 200 ton ikan nila segar dalam satu kali panen, sebuah kontribusi signifikan untuk memastikan pasokan protein untuk kebutuhan pasar dan tentunya berkelanjutan.

YSPN berbangga menyoroti Peace Flower Farm di Cibitung Tengah, Tenjolaya, Kabupaten Bogor, sebagai salah satu mitra binaan unggul. Pembudidaya ikan darat ini menerapkan budidaya ikan Tilapia (nila) yang terintegrasi dan ramah lingkungan, meliputi seluruh rantai produksi: dari pembibitan, pembesaran, hingga prosesing menjadi produk bernilai tambah seperti fillet dan ikan nila frozen.

Yang lebih membanggakan, operasional Peace Flower Farm dikelola oleh seorang anak muda lulusan ITB yang masih berusia 25 tahun. Ini adalah perwujudan nyata dari program unggulan YSPN untuk membina Generasi Z agar mencintai dan mendukung program ketahanan pangan strategis pemerintah. Kehadiran petani-petani muda inovatif seperti ini memastikan Indonesia tidak akan kekurangan penerus untuk melanjutkan program prioritas ini di masa depan.

Mayjend TNI (Purn) Sudrajat, Pendiri dan Pengarah YSPN, menyatakan estafet kedaulatan pangan ini tidak pernah terputus.

"Melihat anak-anak muda seperti di Peace Flower Farm ini memimpin inovasi pertanian berbasis teknologi, ini adalah jaminan bahwa program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh pemerintah akan berkelanjutan. Semangat dan kolaborasi generasi muda adalah kunci masa depan Indonesia yang berdaulat pangan," katanya.